Tips Menjual Ponsel Android, Data Aman dan Gampang Laku

Menjual ponsel Android kedengarannya mudah-mudah saja, tinggal posting di forum online atau situs belanja, seperti Tokopedia dan Bukalapak. Namun, sebelum Anda mem-posting di toko online, ada beberapa hal yang mesti dipastikan untuk menghindari masalah pada kemudian hari, terutama terkait soal privasi.

Setelah soal privasi terjamin, ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar si smartphone mudah dan cepat terjual.

Apa saja? Ikuti delapan langkah sederhana berikut yang dirangkum KompasTekno dari berbagai sumber.

1. Keluarkan kartu SIM

Kedengarannya sepele, tetapi jangan sampai SIM card tertinggal di ponsel yang akan dijual. Terlebih lagi, kartu SIM terkait dengan identitas resmi dari pemilik sehingga rentan disalahgunakan apabila jatuh ke tangan orang lain.

Beberapa perangkat menempatkan SIM card di lokasi yang mudah terjangkau seperti dalam kompartemen khusus di balik penutup belakang.
Reska K. Nistanto/KOMPAS.com
Slot kartu SIM bisa diakses dengan SIM card ejector
Lainnya, terutama perangkat jenis unibody, memiliki laci mungil yang harus dikeluarkan dengan alat khusus. Selain alat khusus ini, pengguna juga bisa memakai benda lain yang tipis dan panjang seperti paper clip atau jarum.

Cukup ditancapkan ke dalam lubang kecil yang tersedia, laci SIM card pun akan terdorong ke luar.

2. Backup data ponsel

Setelah beberapa lama dipakai, ponsel Android dan microSD card di dalamnya bakal dipenuhi berbagai file, sepeti foto, video, dan dokumen lain. Aneka file yang dinilai penting sebaiknya diselamatkan terlebih dahulu lewat backup.

Data-data kecil seperti file daftar kontak bisa di-backup lewat sinkronisasi dengan layanan Google. Kunjungi settings > accounts > Google > (nama akun) dan pastikan opsi “Sync” untuk semua jenis layanan yang dikehendaki sudah dinyalakan.

Dengan begitu, begitu pengguna sudah berganti ponsel, data terkini dari aneka layanan yang sudah tersinkronisasi tersebut akan langsung ditransfer secara otomatis ke perangkat baru.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com
Media internal dan microSD ponsel kerap digunakan untuk menyimpan aneka data yang harus di-backup sebelum dihapus.o
Data berukuran besar seperti file foto dan video lebih praktis disalin ke kartu memori microSD untuk kemudian disalin ke komputer. Bisa juga dengan langsung menancapkan perangkat ke komputer. Pilihan lain, file-file tadi bisa disimpan di Cloud.

Ponsel Android akan terbaca layaknya flashdisk sehingga pengguna bisa mengakses dan menyalin aneka file di dalamnya. Pengguna Mac harus lebih dulu memasang aplikasi Android File Transfer yang bisa diunduh di alamat berikut. https://www.android.com/filetransfer/

Dikira Saddam Hussein, Pria Ini Ditolak Apple

Seorang pria Birmingham, Inggris, mengembalikan iPhone 7 yang baru saja ia beli dan meminta refund dari Apple. Namun pihak Apple tak kunjung mentransfer biaya pengganti. Alasannya pria itu diduga sebagai diktator Irak, Saddam Hussein.

Dikutip KompasTekno dari The Sun, Selasa (1/11/2016), pria bernama Sharakat Hussain itu awalnya ingin membelikan iPhone 7 seharga 800 poundsterling untuk adik perempuannya, bulan lalu.

Namun saat memberikannya, ternyata sang adik tidak menginginkan iPhone 7 yang ia beli. Hussain pun kembali ke toko Apple di Birmingham, dan menjelaskan detail masalahnya kepada staf Apple di sana.

The Sun
Sharakat Hussain, pria yang diduga sebagai pemimpin Irak, Saddam Hussein saat ingn me-refund iPhone 7 dari toko Apple.
Hussain pun memilih biaya refund ditransfer ke rekeningnya, mengingat besarnya transaksi yang dilakukan.

Namun setelah menunggu cukup lama, uang refund dari Apple tak kunjung datang. Ia pun menghubungi pihak Apple dan menanyakan ada apa gerangan.

Alih-alih, ia mendapat e-mail yang intinya ia harus membuktikan bahwa dirinya bukan Saddam Hussein, pemimpin Irak yang telah dieksekusi hukuman gantung pada 2006 lalu.

E-mail itu mengharuskan Hussain mencentang kotak yang berisi pernyataan bahwa dirinya bukan Saddam Hussein pemimpin Irak.

Awalnya, Hussain mengira e-mail itu adalah lelucon atau spam (e-mail sampah). Namun saat memerhatikannya lebih lanjut, ternyata e-mail itu serius.

“Saya marah karena dikaitkan dengan Saddam (Hussein),” ujar pria 26 tahun itu.

Untuk diketahui, saat Apple melakukan transaksi dalam nilai besar, seperti proses refund, perusahaan memiliki prosedur mengecek latar belakang si empunya rekening.

Apple harus memastikan apakah pemilik rekening itu masuk ke daftar hitam sanksi internasional atau tidak.

Setelah diusut, ternyata nama Hussain yang dimasukkan ke dalam daftar cekal itu adalah akibat human error saat data diinput.

Apple sendiri berjanji akan segera mengembalikan biaya yang dikeluarkan Hussain untuk membeli iPhone 7.

Dalam pernyataan resminya kepada TrustedReviews, juru bicara Apple mengatakan, “Kami dengan tulus meminta maaf kepada Pak Hussain.”

“Kami memang harus mengecek identitas seseorang saat memproses refund, e-mail yang ia terima adalah kesalahan dan seharusnya tidak dikirim,” imbuh juru bicara Apple.

Resmi, Android Meizu M5 Dijual Mulai Rp 1,3 Juta

Meizu resmi merilis smartphone berbasis Android terbarunya, M5. Perangkat yang satu ini memiliki spesifikasi yang lumayan tinggi, tetapi dibanderol dengan harga relatif terjangkau.

Meizu M5 memiliki layar berukuran cukup besar, yakni 5,2 inci (1.280 x 720). Layar tersebut memiliki lapisan kaca 2,5D yang melengkung di ujung kanan-kiri.

Dari segi “jeroan”, Meizu menggunakan chipset MediaTek MT6750 octa-core 1,5 GHz, yang dikombinasikan dengan RAM hingga 3 GB dan memori internal 32 GB.

Meizu M5 ini memiliki dua slot kartu SIM. Untuk slot kedua, pengguna bisa memilih, apakah memakainya sebagai slot MicroSD atau kartu SIM kedua. Sementara, slot pertama hanya untuk kartu SIM.

Soal pengambilan gambar, Meizu membekali M5 dengan kamera utama 13 megapiksel dengan fitur dual tone LED Flash. Sedangkan kamera depannya 5 megapiksel.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari GSM Arena, Selasa (1/11/2016), Meizu M5 terdiri dari dua versi yang berbeda dalam hal kapasitas RAM, memori internal, dan harga.

Pilihan pertama adalah RAM 2 GB dengan memori internal 16 GB, dibanderol seharga 103 dollar AS atau sekitar Rp 1,3 juta. Sedangkan yang kedua, memiliki RAM 3 GB dengan memori internal 32 GB, dibanderol seharga 132 dollar AS atau setara Rp 1,7 juta.

Meizu M5 akan diluncurkan di mulai November ini di China. Belum diketahui apakah produsen ponsel China itu akan merilisnya di negara lain atau tidak.

Lagu “Pen Pineapple Apple Pen” Masuk Rekor Dunia

Cuma butuh durasi sekitar 45 detik dengan lirik tak lebih dari 12 kata untuk membuat Pen-Pineapple-Apple-Pen (PPAP) jadi viral. Lagu yang dibawakan komedian Jepang bernama Piko-Taro tersebut berhasil masuk Guinness World Records untuk tahun 2016.

Bukan tanpa alasan, rekor Guinnes diberikan karena PPAP menjadi lagu terpendek di dunia yang masuk daftar bergengsi Billboard Hot 100. Hal ini tak lepas dari peran beberapa penyanyi termasuk Justin Bieber yang turut menyebarkan video lagu tersebut.

Piko-Taro yang juga berprofesi sebagai DJ dengan nama panggung Daimaou Kosaka tersebut mengaku terkejut. Ia tak menyangka PPAP akan sefenomenal ini.

Pasalnya, pria 43 tahun yang bernama asli Kuzuhito Kosaka tersebut mengatakan cuma butuh waktu beberapa jam untuk menciptakan PPAP.

“Dulu saya berusaha tampil di depan penonton yang jumlahnya antara 0 sampai 1 orang,” kata dia sambil berguyon, sebagaimana dilaporkan Guardian dan dihimpun KompasTekno, Selasa (1/11/2016).

“Lalu ini tiba-tiba terjadi. Internet memang luar biasa,” ia menambahkan.

Video PPAP yang cuma memakan biaya produksi sekitar 100.000 yen (Rp 12 jutaan) telah membuat seorang Piko-Taro dikenal dunia. Tak terhitung lagi banyaknya versi PPAP yang dibuat dan diunggah oleh netizen lain.

Jutaan netizen mendeklarasikan diri sebagai fans Piko-Taro. Ketenaran yang cukup instan ini tak bisa lepas dari peran Justin Bieber.

Sang idola pop tersebut berkicau tentang PPAP pada 28 September lalu. Ia menyebut PPAP sebagai video kesukaannya di internet. Kicauan itu kemudian di-RT lebih dari 65.000 kali dan di-like lebih dari 120.000 kali.

“Tak bisa dipungkiri ini berkat ‘Justin effect’, dan saya akan sangat senang jika dia meng-kover PPAP,” ia menjelaskan.

Video PPAP di YouTube telah disaksikan lebih dari 67 juta kali di situsnya. View online secara keseluruhan ditaksir mencapai 400 juta kali.

“Sudah sebulan lagu ini viral. Sejujurnya saya belum mendapat cek bayaran pertama saya,” kata dia kembali berkelakar.

Google Perangi Rating Palsu di Play Store dengan Cara Ini

Google menambahkan kemampuan baru dalam sistem penyaringan di toko aplikasinya, Play Store untuk memerangi rating palsu. Mereka kini bisa mendeteksi tool pembuat statistik palsu yang ditanam di berbagai aplikasi atau game.

Statistik palsu ini biasanya berupa jumlah download, rating, hingga Review yang disematkan pada tiap aplikasi. Statistik palsu tersebut disematkan oleh pengembang aplikasi menggunakan alat tertentu, dengan tujuan memikat pengguna untuk memasangnya.

Kendati terkesan sepele, sebenarnya ini merupakan hal berbahaya. Sebab bisa saja pengembang aplikasi nakal memasukkan game atau aplikasi lain yang sudah disusupi malware, lalu memanipulasinya agar mendapat rating positif.

Pengguna Play Store yang melihat Review positif atau jumlah unduhan yang banyak dengan rating tinggi, bisa saja tertipu dan memasang aplikasi tersebut, sehingga menjadi korban serangan malware.

Melihat adanya masalah seperti ini, sebagaimana dilansir KompasTekno dari Android Police, Rabu (2/11/2016), Google langsung memasang sistem yang bisa mengenali statistik palsu tersebut.

Cara kerjanya, bila menemukan game atau aplikasi yang menggunakan alat bantu untuk membuat statistik palsu, maka Google Play Store akan langsung menandainya.

Namun akun pengembang dan aplikasinya tidak langsung diblokir. Penanda itu hanya mencegah alat pemalsu statistik bekerja, sehingga aplikasi atau game yang dipasangi tidak mendapat manfaat apa pun.

Jika pengembang aplikasi tersebut nekat untuk terus menjajal alat pemalsu statistik itu, maka Google akan menghapus aplikasi yang dimaksud.

“Smartwatch” Berbalut Emas Dijual Rp 129 Juta

Tag Heuer mengumumkan koleksi terbaru arloji pintar (smartwatch) Connected. Perangkat genggam ini dibanderol dengan harga sangat mahal, yaitu 9.900 dollar AS atau setara Rp 129 juta.

Seri Connected sendiri sudah dirilis sejak 2015 lalu, dan dijual dengan harga 1.500 dollar AS atau sekitar Rp 19,5 juta.

Namun Tag Heuer Connected berwarna rose gold ini berbeda dari seri reguler. Arloji pintar tersebut dibekali dengan case serta tas pembungkus yang terbuat dari emas warna rose gold dengan tingkat kemurnian 18 karat.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Android Authority, Rabu (2/11/2016), emas asli itulah salah satu hal yang membuat banderol Tag Heuer Connected ini mencapai ratusan juta rupiah.

Baca: Pakai Android, Smartwatch Tag Heuer Tantang Apple Watch

Sayangnya, tak ada fitur atau kemampuan baru yang disematkan pada Tag Heuer Connected edisi Rose Gold ini. Spesifikas di baliknya masih sama dengan seri Connected tahun lalu.

Antara lain berupa, layar LCD bulat berukuran 1,5 inci (360×260 piksel) dengan kepadatan piksel 240 ppi. Bagian dalamnya terdiri dari prosesor dual core Intel 1,6 GHz, RAM 1 GB, memori internal 4 GB, serta baterai 410 mAh yang bisa bertahan selama 25 jam.

Tag Heuer Connected rose gold ini tidak dijual secara online. Mereka yang berminat bisa mendapatkanya dengan datang langsung ke toko fisik perusahaan arloji mewah itu.