“Wajah” Galaxy S8 Tiru Xiaomi Mi Mix?

Samsung Galaxy S8 dikabarkan akan mengusung layar OLED dengan bezel (bingkai) hampir tak tampak, alias bezel-less. Perbandingan luas layar dengan penampang “wajah”(screen-to-body ratio) ponsel disebut-sebut lebih dari 90 persen.

Desain “wajah” semacam itu serta-merta sama dengan yang diusung Xiaomi pada Mi Mix keluaran Oktober 2016 lalu. Lantas apakah ini berarti Galaxy S8 bakal menjiplak desain Mi Mix?

Hal ini belum bisa dipastikan. Seorang engineer Samsung memang menyebut rencana untuk memboyong ponsel bezel-less dalam sebuah acara di Seoul, Korea Selatan, pekan lalu, sebagaimana dilaporkan AndroidAuthority dan dihimpun KompasTekno, Rabu (2/11/2016).

Namun, pria bernama Park Won-sang itu tak menyebut secara spesifik apakah ponsel bezel-less yang dimaksud merujuk pada Galaxy S8. Sementara itu, ada beberapa asumsi yang membuat para pengamat teknologi meyakini ponsel tersebut tak lain adalah Galaxy S8.

Antara lain, Galaxy S8 dijadwalkan meluncur dalam waktu paling dekat, yakni Februari 2017 mendatang. Selain itu, desain bezel-less seharusnya diimplementasikan pada ponsel premium yang tak lain adalah seri Galaxy S.

Tren bezel-less

Sebelumnya, pada peluncuran Mi Mix di Beijing beberapa saat lalu, Vice President Xiaomi, Hugo Barra meramalkan bahwa desain bezel-less akan menjadi tren smartphone masa depan. Mantan pegawai Google itu dengan percaya diri menyebut Xiaomi sebagai pengemuka tren tersebut.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com
Daya tarik utama dari Mi Mix adalah pinggiran layarnya yang seolah tak berbingkai dan memenuhi hampir seluruh bagian depan.
Baca: Lewat Mi Mix, Xiaomi Berhasil Salip iPhone 8?

Selain Mi Mix, Xiaomi juga merilis Mi Note 2 pada acara yang sama. Desain ponsel itu mirip dengan seri Galaxy Edge, yakni memakai layar melengkung di dua sisi.

Barra membantah menjiplak desain Samsung dengan mengatakan Xiaomi lebih dulu mengusung desain melengkung di punggung ponsel pada Mi Note generasi pertama.

Iklan

Mantra Sihir “Harry Potter” Bisa Perintah Ponsel Android

Menjelang perilisan film terbaru David Yates berjudul Fantastic Beasts and Where to Find Them, Google meluncurkan gimmick pada ponsel Android. Pengguna bisa memerintahkan ponsel dengan mantra sihir ala Harry Potter.

Film garapan Yates memang bertema sihir dan diadaptasi dari novel karangan J.K Rowling. Ceritanya masih berhubungan dengan sekuel legendaris Harry Potter.

Lebih tepatnya, Fantastic Beasts menceritakan peristiwa bertahun-tahun sebelum Harry Potter pertama kali tiba di sekolah sihir Hogwarts. Lantas, apa saja mantra sihir karangan Rowling yang bisa dipakai memerintah ponsel Android?

Ada tiga mantra yang bisa digunakan, yakni “Lumos”, “Nox”, dan “Silencio”. Masing-masing harus didahului perkataan “Ok Google”.

Ketika menyebut Lumos, ponsel Android bakal menyalakan lampu flash dan bisa dipakai sebagai lampu senter, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (2/11/2016) dari blog resmi Google.

Selanjutnya, untuk mematikan lampu flash, pengguna cukup mengucapkan mantra “Nox”. Terakhir, “Silencio” digunakan untuk menyetel mode diam alias silence pada ponsel.

Baca: 9 Perintah Suara Bermanfaat di Google Now

Selain menjadikan mantra sihir sebagai perintah, Google juga memungkinkan Anda mengeksplor dunia Fantastic Beasts lewat Google Street View. Pengguna cukup mengetik “New York in 1926” di kolom pencarian Google Maps.

Google akan membawa Anda berkeliling ke sudut-sudut kota tua New York yang sesuai dengan setting film Fantastic Beast. Jika Anda punya perangkat virtual reality, eksplorasi di Google Street View akan lebih menawan.

Fantastic Beasts sendiri dijadwalkan tayang di bioskop pada 17 November mendatang.

Tanda-tanda Xiaomi Bakal Jualan Ponsel di AS

Produsen smartphone asal China Xiaomi dilaporkan tengah melakukan pengujian handset-nya di jaringan seluler Amerika Serikat (AS). Hal tersebut menunjukkan bahwa Xiaomi akan meluncurkan produk ponsel-ponselnya di pasar AS dalam waktu dekat.

Xiaomi yang dikenal dengan smartphone value for money-nya seperti Mi 5, Mi Note 2, dan seri Redmi, selama ini memang belum memasarkan produk smartphone-nya di pasar AS. Namun, Xiaomi telah membuka toko offline Mi Store yang menjual peranti selain smartphone, seperti smartband, powerbank, TV pintar, dan perangkat smart home lainnya.

Dikutip KompasTekno dari Antara, Rabu (2/11/2016), pengujian jaringan merupakan tonggak penting bagi setiap perusahaan smartphone yang ingin menjalankan bisnis di Amerika Serikat, di mana operator AS menggunakan band LTE yang berbeda.

Dua perangkat smartphone Xiaomi yang sedang diuji coba menurut sumber adalah flagship Mi 5 dan tentunya Mi Note 2 yang baru saja diluncurkan Oktober lalu.

Operator nasional AS memiliki persyaratan kompatibilitas yang ketat untuk menjamin pengoperasian yang handal, dan pembuat smartphone yang bertekad memenuhi aturan untuk menjual perangkat mereka melalui operator tersebut memberikan keuntungan dari peningkatan paparan dan volume penjualan, berkat saluran ritel dan basis pelanggan.

Xiaomi yakin akan membutuhkan satu atau dua tahun sebelum siap untuk mulai menjual smartphone di Amerika Serikat.

Peneliti UGM Bikin Software Pendeteksi Kebakaran Lahan Gambut

Peneliti dari Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Azwar Maas memperkenalkan software yang bisa memprediksi munculnya kebakaran di lahan gambut. Software tersebut diberi nama “Early Warning System for Peatland Fire” atau Sistem Peringatan Dini Kebakaran Lahan Gambut.

Dikutip KompasTekno dari Antara, Rabu (11/2/1016), teknologi tersebut dapat mendeteksi kondisi lahan gambut di suatu daerah tertentu berdasarkan keadaan biofisik yang dapat diamati, seperti posisi lahan gambut serta lama waktu tidak adanya hujan.

“Program ini dapat dipakai di mana saja dan oleh siapa saja. Saya harap program ini bisa membantu mengidentifikasi kondisi lahan gambut dan cara-cara penanganan dini sebelum terjadi kebakaran lahan,” ujar Azwar.

Bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan gambut yang terjadi hampir setiap tahun di tanah air telah berdampak pada, tidak saja masyarakat yang berada di Sumatera dan Kalimantan, tetapi juga negara tetangga Singapura dan Malaysia.

Data dari Bank Dunia yang dikeluarkan pada awal tahun 2016 menunjukkan kerugian ekonomi Indonesia akibat bencana asap tahun 2015 mencapai Rp 220 triliun.

Sementara itu, sekitar 47 juta orang di Pulau Kalimantan dan Sumatera terpapar asap, serta setidaknya 19 orang dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Luas lahan rawa gambut di Indonesia diperkirakan 20,6 juta hektar atau sekitar 10,8 persen dari luas daratan Indonesia. Dari luasan tersebut sekitar 7,2 juta hektar atau 35 persen terdapat di Pulau Sumatera.

Lahan rawa gambut merupakan bagian dari sumber daya alam yang mempunyai fungsi di antaranya untuk pelestarian sumber daya air, peredam banjir, pencegah intrusi air laut, pendukung berbagai keanekaragaman hayati dan pengendali iklim melalui kemampuannya dalam menyerap dan menyimpan karbon.

Vivo X9 Punya Kamera Ganda untuk Selfie?

Vivo dijadwalkan akan menggelar acara peluncuran pada 17 November mendatang di Beijing, China. Dua perangkat yang akan dirilis tak lain adalah X9 dan X9 Plus.

Dalam sebuah postingan resmi yang disebar melalui media sosial Weibo, Vivo mengindikasikan bahwa dua varian ponselnya akan disematkan kamera ganda. Namun, ada yang beda dari penyematan kamera ganda ala Vivo.

Jika vendor lainnya gencar mematrikan lensa ganda pada kamera belakang, Vivo justru disebut-sebut menaruhnya untuk kamera selfie, sebagaimana dilaporkan Android Authority dan dihimpun KompasTekno, Rabu (2/11/2016).

Tak tanggung-tanggung, sensor yang digunakan memadukan kualitas 20 megapiksel dengan 8 megapiksel. Spesifikasi kamera demikian tentu menjadi rekor sendiri untuk kebutuhan selfie.

Sensor 20 megapiksel digadang-gadang menjadi andalan, dipadukan dengan lensa sudut lebar (wide-angle). Sementara itu, kamera lain dengan resolusi 8 megapiksel digunakan untuk membuat efek “bokeh” atau blur di latar belakang objek yang dijepret.

Selain soal kamera ganda di sisi depan, bocoran spesifikasi X9 dan X9 Plus yang beredar di internet selama ini mencakup prosesor Snapdragon 650, RAM berkapasitas 4 GB, serta memori internal 64 GB.

Kebenaran isu ini belum bisa dipastikan hingga duet Vivo X9 dan X9 Plus diperkenalkan secara resmi pertengahan November ini. Kita tunggu saja.

Tips Berkunjung ke Pameran Indocomtech 2016

Salah satu ajang jualan gadget dan komputer tahunan di Indonesia, Indocomtech kembali digelar pekan ini di JCC Senayan, Jakarta. Acara ini dibuka secara pada Rabu (2/11/2016) dan akan berakhir pada Minggu (6/11/2016).

Ajang Indocomtech kerap identik dengan banyak harga diskon, baik perangkat smartphone, komputer, atau aksesoris lainnya.

Selain dapat melihat perkembangan teknologi terbaru, para pengunjung juga dapat melakukan pembelian produk-produk yang dipamerkan di ajang ini.

Biasanya, para pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai promo menarik, baik dari segi harga produk, maupun bonus-bonus tambahan lainnya.

Begitu banyaknya promosi menarik di ajang tersebut, biasanya, membuat pameran Indocomtech dibanjiri oleh begitu banyak orang. Oleh karena itu, untuk mengunjungi ajang ini diperlukan fisik yang baik.

Selain fisik, apa yang harus dipersiapkan oleh para pengunjung? Berikut beberapa tips yang dapat diaplikasikan.

1. Bawalah minuman dan camilan.

Biasanya, makanan dan minuman di sebuah pameran memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan di toko. Selain membuat perut Anda terus terisi, membawa makanan dan minuman sendiri dapat memberikan penghematan yang cukup banyak.

2. Tentukan produk apa yang ingin dibeli.

Sebelum ke tempat pameran, ada baiknya pengunjung mengecek terlebih dahulu promo yang ada.

3. Pastikan membawa uang yang cukup.

Hal ini perlu agar transaksi tidak berlangsung terlalu lama di sebuah booth. Mengapa tidak membawa kartu kredit? Masih ada beberapa booth di tempat pameran yang belum menyediakan jasa pembayaran dengan menggunakan kartu kredit. Dengan membawa uang tunai yang cukup, Anda bisa lebih nyaman dalam berbelanja.

4. Amati dulu peta lokasi pameran.

Dengan cara seperti ini, Anda bisa langsung datang ke booth yang diinginkan, tanpa harus menghabiskan banyak waktu untuk mencari.

5. Datang pagi.

Jika pengunjung hanya ingin melihat-lihat teknologi baru apa saja yang sudah hadir di Indonesia, sebaiknya datang ke pameran di pagi hari. Biasanya, pada waktu pagi, pameran ini tidak terlalu dibanjiri oleh pengunjung. Pengunjung pun dapat dengan leluasa menjelajahi area pameran.

6. Gunakanlah pakaian senyaman mungkin.

Tempat pameran Indocomtech cukup luas. Oleh karena itu, ada baiknya para pengunjung menggunakan pakaian yang nyaman. Sepatu kets sangat disarankan. Lebih baik jangan menggunakan sandal jepit atau, bagi wanita, hindari high heels.

7. Bawalah “power bank” atau baterai portabel/tambahan untuk gadget Anda.

Cukup sulit untuk mencari sumber listrik di pameran seperti ini. Jika ada, biasanya sumber listrik tersebut sudah dipenuhi oleh orang lain.